Tower Tak Punya IMB Belum di tertibkan

towerTENGGARONG-  Tim penertiban tower atau menara komunikasi dari Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) telah turun melakukan pemantauan lapangan, Rabu(31/1). Tim itu menindaklanjuti informasi berdirinya tower milik sebuah provider di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.

Tim gabungan yang terdiri dari sejumlah instansi teknis itu, hanya melakukan pemantauan. Mereka belum dapat melakukan penertiban. Dengna demikian, maka tower tersebut masih beroperasi.

Dikonfirmasi hal itu, Kabid Pengendalian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemkab Kukar Haris Indarto mengatakan, saat ini pihaknya memilih upaya persuasive. Belum melakukan penindakan terhadap perusahaan yang membangun tower tersebut. Menindaklanjuti inspeksi ke lapangan, pihaknya akan melakukan gelar perkara pada hari ini (1/2).

Nantinya akan dirumuskan sanksi atas temuan di lapangan. Yang pasti belum dilakukan penyegelan atau pembongkaran. Setelah rapat gelar perkara, baru akan dirumuskan apakah penyegelan atau pembongkaran., “katanya.

Ditegaskan, pihaknya akan melayangkan surat peringatan secara berjenjang, sebanyak tiga kali. Namun, ketika disinggung terkait tower yang masih beroperasi dengan tunggakan pengurusan IMB yang belum selesai, Haris sekali lagi menyatakan hal tersebut masih menunggu hasil gelar perkara.

“Menurut informasi, sekitar setengah tahun tower itu beroperasi. Pihak perusahaan sudah kami telepon, dan mereka menyatakan akan menghubungi balik, karena sedang ada pertemuan. Kami berharap ada iktikad baik dari pihak perusahaan,” tambahnya.

Sementara itu, dari informasi warga yang dihimpun dilapangan, banyak diperoleh berbagai keluhan,misal saja, sejumlah peralatan elektronik warga yang kerap rusak dan disambar petir. Hingga akhirnya masyarakat yang rugi, berikut bingung kemana harus mengadukan hal tersebut.

“Masalah ini juga nanti yang akan kami tanyakan kepada pihak perusahaan. Karena warga juga merasa tidak banyak diuntungkan dari keberadaan tower itu, “ imbuh Haris.

Diwartakan sebelumnya, meskipun telah beredar luas kabar keberadaan tower milik sebuah provider di RT. 7, Desa Tanjung Limau, Muara Badak, yang diduga tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), namun belum ada langkah strategis yang diambil Pemkab Kukar.

Sedangkan, Camat Muara Badak Arfan membenarkan pihaknya mendapat informasi dari salah satu staf DPM-PTSP Kukar, jika salah satu tower di Desa Tanjung LimauTersebut tidak memiliki IMB.

Padahal untuk penertiban tower itu, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah serta Permendagri No. 32/2010 tentang Pedoman Izin Mendirikan Bangunan (IMB).(qi/san/k9) sumber kaltim post.