Disbudpar Kukar Hadiri TKC 2017, 32 Peserta Meramaikan Kostum Karnival

tkcTenggarong – Tenggarong Kutai Carnival (TKC) bekerjsama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar menggelar acara pertunjukan karnival khas kutai. Acara bertema sampe atau alat music asli suku Dayak Kalimantan. Start dimulai di Jalan Stadion Rondong Demang dan finish di depan Kedaton Kutai,Jalan Monumen Timur, Sabtu (7/10).

Kepala Disbudpar Kukar Sri wahyuni mengatakan, meski kondisi terbatas,Kutai Karnival tetap akan berjalan di Kukar. Sebab,ini merupakan event tahunan yang tetap dijaga agar berjalana eksis. “32 peserta ambil bagian dalam karnival untuk memamerkan berbagai tema pada hari ini. Lima orang peserta nantinya menampilkan desain baru untuk karnival kostum pada tema sampe hari ini. Peserta nanti akan memakai kostum karnaval yang pernah ditampilkan pada tahun sebelumnya,tapi modifikasi manajemen atau talent-telent dari TKC itu sendiri,”ucapnya.

Kegiatan ini merupakan event tahunan.TKC tidak dapat dipisahkan dari Festival Kota Raja (FKR). Walaupun dengan format berbeda, paling tidak mereka punya ruang memperkenalkan diri untuk beraktualisasi dalam event seperti ini. Selain memfasilitasi pelaku seni tradisi, Disbudpar pun memfasilitasi pelatih seni kontemporer. Melalui gelar seni ini, masyarakat dapat melihat serta menikmati pertunjukkan karya-karya kreatif dari manajemen TKC. Mereka membuat kostum dari kearifan lokal, missal 2017 bertemakan sampe. Ini merukan tantangan ide yang sangat bagus, khas alat music suku Dayak. Pihaknya berharap, TKC tidak hanya tampil di momen-momen FKR. Institusi, lembaga pemerintahan ataupun swasta dapat mengandung manajemen TKC. Harapannya semakin banyak talent baru yang ikut di TKC dan menyelenggarakan workshop agar para senior bisa focus mempersiapkan ide-ide yang baik untuk pertunjukan selanjutnya,”jelasnya. Sementara itu, Santra,talent TKC asli Tenggarong,sangat senang bisa meramaikan karnival tahunan ini.”Kegiatan ini merupakan hobinya mulai 2015 sampai saat ini.Berbagai festival kostum karnival telah diikuti, tak hanya Tenggarong, tapi juga keluar provinsi. Dia berharap, karnival tahun depan lebih maju serta lebih menarik agar penonton makin berdatangan,”//ujarnya.(*/bar/waz/k16) Sumber: Kaltim Post