Pelantikan Tujuh Kepala OPD Tunggu Rekomendasi Mendagri

Ir.H.Marli

Ir.H.Marli

TENGGARONG, TRIBUN- Pelantikan 7 Kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di lingkungan Pemkab Kukar yang kosong masih menunggu rekomendasi dari Mendagri. Ini disampaikan Sekda Kabupaten Kukar sekaligus Ketua Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimimpin Tinggi Pratama.

Marli mengatakan, lelang jabatan untuk mengisi jabatan 7 kepala OPD sudah keluar hasil seleksinya sejak 26 Oktober lalu. Panitia seleksi (Pansel) sudah menetapkan 3 nama untuk masing-masing OPD yang lolos.

Marli mengaku 3 nama untuk masing-masing OPD ini sudah diserahkan ke Bupati untuk selanjutnya ditetapkan satu orang Kepala OPD.

Saat ini tinggal menentukan proses dan saat yang pas untuk melantikan 7 kepala OPD karena pelantikan ini harus dapat rekomendasi Mendagri.”Plt Bupati tidak bisa langsung melantik kalau tidak ada rekomendasi Mendagri,”kata Marli usai menghadiri Penyerahan SK Kanaikan Pangkat di Lingkungan Setkab Kukar di Halaman Kantor Bupati,Senin (6/11). Ia mengatakan,pelantikan bakal dilaksanakan November ini.

“Kuncinya kan bila sudah ada rekom dari Mendagri,itu segera (Pelantikan) karena sudah syaratnya, lain cerita kalau bupati asli itu tidak ada nunggu rekom karena ini Plt Bupati jadi kita nunggu rekom,”tuturnya. Ditanya bocoran nama yang menempati posisi 7 kepala OPD, marli mengaku itu hak prerogatif Bupati. “Nggak tahu saya,itu nanti tahunya pada waktu diumumkan saat pelantikan,”   ujar Marli. Sebelumnya,Marli sudah berkonsultasi,lalu diarahkan agar Pemkab membuat surat usulan untuk mendapatkan rekomendasi dari Mendagri terkait pelantiakn 7 kepala OPD.

Sekedar diketahui,7 Kepala OPD yang masih kosong saat ini adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,Dinas Perhubungan,Dinas Pekerjaan Umum,Dinas kearsipan dan Perpustakaan,Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah,Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan,serta Satpol PP.

Hingga saat ini, 7 kepala OPD tersebut dijabat sementara oleh Pelaksana Tugas (Plt) merangkap sekertaris di masing-masing OPD.(top) Sumber : Tribun Kaltim