Diresmikan Jadi Kampung Kutai, Bensamar Masih Gelap

Foto : Masyarakat ikut bergotong royong memperbaiki SDN 029 Dusub Bensamar  Kelurahan Loa Ipuh Darat Kecamatan Tenggarong. Foto: R Hidayat.

Foto : Masyarakat ikut bergotong royong memperbaiki SDN 029 Dusub Bensamar Kelurahan Loa Ipuh Darat Kecamatan Tenggarong. Foto: R Hidayat.

TENGGARONGDesmber 2017 menjadi sejarah baru bagi Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong. Kampung tua yang berusia 200 tahun itu diresmikan sebagai Kampung Kutai oleh Pemkab Kukar. Secara resmi, kampong tersebut akan didaulat menjadi salah satu ikon sekaligus tempat wisata di Tenggarong. Sayangnya, kampong yang belum dialiri listrik Negara ini dijadwalkan baru”terang” pada 2018.

Hal tersebut disampaikan Lurah Loa Ipuh Darat Ambo Dalle kepada Kaltim Post,Senin (13/11). Peresmian Bensamar sebagai Kampung Kutai tersebut bukan hanya menjadi wacana . Pembentukan panitia serta persetujan dari pemkab kukar, menurut Ambo, telah dimatangkan. Sejumlah pusat kerajinan dan kesenian juga diletakan pada kampong yang memiliki sejarah tentang suku kutai tersebut.

Dia menyayangkan jika ternyata pemasagan jaringan listrik yang dilakukan PLN baru dilakukan 2018.”Rencananya Desember diresmikan plt Bupati Kukar Edi Damansyah. Ini juga dorongan dari pemerintahan setempat untuk memajukan desa tua ini. Apalagi, banyak cerita sejarah, baik tentang Kerajaan Kutai serta kisah perjuangan masyarakat melawan penjajah Belanda,”ujar Ambo.

Padahal, terang dia, untuk manyabungkan jaringan listrik hanya sekitar 3 kilometer dari kawasan Desa Maluhu atau Dusun Bengkuring. Sehingga tidak sampai belasan kilometer seperti disampikan PLN beberapa waktu lalu. “Mau tidak mau, jika ternyata saat peresimian tidak ada juga pemasangan listrik PLN, Kampung Kutai ini masih gelap dan hanya menggunkan listrik dari genset,”tambahnya.

Dia berharap,dilakukan percepatan terhadap pemasaran aliran listrik di Dusun Bensamar. Pasalnya, ratusan warga di dusun itu sudah berkali kali dijanjikan pemerintahan terkait pemasangan listrik.”Lebel kampong Kutai pada dusun ini diharapkan bisa memajukan warga setempat serta wilayah perkampung tersebut. Sehingga turis asing tak perlu jauh jauh datang ke tempat lain jika ingin melihat kebudayaan kutai,”tutupnya. (qi/waz/k8) Sumber: Kaltim Post