Samarinda-Kukar Semakin Kompak

kompakPEMKOT Samarinda dan Pemkab Kutai Kartanegara selama ini sejalan dalam pembinaan ormas maupun paguyuban. Tidak terkecuali Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT). Mereka bahkan turut berkontribusi dalam pembagunan termasuk dalam menjaga kebinekaan.

Ini terangkum dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV PDKT Kukar yang dihindari kedua kepala daerah, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang selaku ketua umum PDKT dan Plt Bupati Kukar Edi Damansyah di Hotel Fatma pekan lalu.

Di hadapan peserta muscab yang diikuti 17 kecamatan, Jaang menyampaikan ketika baru terpilih sebagai ketua umum PDKT di Hotel Kartika, dirinya bertekad menjadikan organisasi ini sebagai perekat antarsuku di Kaltim. Bukan hanya Samarinda,juga Kukar dan semua daerah di kaltim.

Menurutnya, menjadi perekat antara suku-suku akan membuka jalan mempertahankan situasi kondusif.”Ini juga sebuah kontribusi kepada pembagunan daerah. Kondusif  itu tidak penting. Kalau tidak aman,ada perpecahan, warga akan susah mencari nafkah, bersekolah maupun aktivitas lainnya,”tegasnya.

Oleh itu, Jaang berpesan agar warga Dayak di Kukar bisa mempertahankan kebersamaan, siapapun ketua dan pengurus PDKT berikutnya. Dikatakan Jaang, warga Dayak di Samarinda ada yang jadi pengusaha, bekerja di sektor swasta, polisi, tentara, PNS, politikus, pengamat, serta pengacara.”Warga Dayak jangan eksklusif dan tertinggal dengan langkah warga suku lain. Juga harus berani mengambil kesempatan serta mempersiapkan generasi muda yang ulet dan tangguh,”pesan Jaang.

Menurutnya, PDKT menjadi wadah bersilaturahmi warga Dayak dan memberi semangat supaya bisa berbuat,”Jangan ada yang bertanya, di PDKT ini organisasi kekeluargaan, kemasyarakatan, dan social,”tegas Jaang.

Sementara Edi Damansyah mengharapkan, musyawarah ini dapat menjadi wahana menumbuhkan kembali dan mengedepankan semengat bersamaan. Jadi, mampu menghasilkan berbagai kesepakatan dan hasil yang konstruktif bagi pengembangan suku Dayak.” Jaga terus kondusivitas dan toleransi antarumat beragama dengan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di lingkungan masing-masing,”pesannya.

Adapun yang terpilih sebagai ketua umum PDKT Kukar periode 2017-2022 adalah Zainal Arifin menggantikan Ubang Hardiyanto yang memimpin pada periode 2012-2017.(kmf2/adv/ndy/k11) Sumber: Kaltim Post