Sebelimbingan Mulai Bisa Dilintasi

belimbinganTENGGARONG – Perbaikan sementara, jalan rusak di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun, yang menjadi akses utama menuju Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang sempat mengalami kendala.

Luapan air pasang Sungai Mahakam mengganggu perbaikan. Jalan dikabarkan tergenang hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PU Kukar Muhammad Yamin didampingi Kasi Pembangunan Jalan Dinas PU Dodi Afrianto. Yamin mengutarakan, kondisi jalan yang berbeda di sekitar sungai membuat pihaknya cukup kesulitan melakukan perbaikan.

Luapan sungai sempat menenggelamkan sejumlah titik jalan di poros Desa Sebelimbingan tersebut. Padahal, sejumlah tanah yang kerap menjadi titik rawan ambles sudah digali PU. Namun, air sungai justru masuk ke galian tersebut hingga menyebabkan munculnya rembesan air.

“Memang sempat tergenang karena air sungai sedang meluap. Ini tidak bisa kami hindari, tapi perbaikan terus dilakukan. Diupayakan segera selesai,”katanya.

Terkait penggunaan anggaran Rp 10 miliar melalui APBD Kukar, untuk perbaikan jalan poros di Desa Sebelimbingan, pihaknya segera melakukan survey. Termasuk menginvertarisasi lubang dan lokasi jalan yang rawan ambles. Sementara itu, lanjut Ymin, saat ini anggaran tersebut tetap digunakan semaksimal mungkin, menyesuaikan kebutuhan jalan.

“Kami inventarisasi dulu. Belum tahu titik mana yang akan diprioritaskan dan dilakukan perbaikan. Tapi kami perkirakan, meskipun jalan tidak mulus, namun bisa dilintasi kendaraan tanpa ambles,”tambahnya.

Sebelumnya, Camat Kota Bangun Mawardi mengatakan, hingga saat ini, permohonan bantuan berupa material batu kepada perusahaan tak berjalan.

Dari belasan perusahaan yang beroperasi di kawasa hulu Kukar. Baru  PT Rea Kaltim Plantationsyang menyumbangkan tiga truk batu. Sedangkan perusahaan lain hingga saat ini belum memberi konfirmasi untuk membantu perbaikan jalan.(qi/was/k8) Sumber: Kaltim Post