Dibekuk,Pencuri Spesialis Rumah Makan

PencuriTENGGARONG – Puluhan ponsel yang diduga hasil kejahatan berhasil diamankan tim Opsnal Polres kukar.Dua tersangka Am (50) dan Yu (28),warga Samarinda,ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus pencurian dan penipuan di sejumlah rumah rmakan.

Modus yang dilakukan tersangka,yaitu berpura-pura membeli makanan dalam jumlah banyak agar penjaga rumah makan lengah.Ketika itulah,ketika itulah,tersangka mengambil sejumlah barang berharga di warung tersebut.

Kapolres kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Yuliansyah kepada kaltim post menyebutkan,tersangka Am diduga sebagai pelaku yang langsung turun kesejumlah lokasi untuk beraksi.Adapun Yu,diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan yang berhasil dipetik Am.

”Modus ini sudah lama sekali membuat resah warga di Tenggarong. Am biasanya berpura-pura membeli daalam jumlah banyak,lalu membuat lengah pemilik warung.Biasanya karena pesanan dari tersangka banyak,korban pun senang dan akhirnya lengah atas barang berharga yang ada di warung,” terp Yuliansyah.

Dipimpin Ipda Aksarudin Adam,setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi dari para korban,polisi akhirnya memperoleh ciri-ciri tersangka Am.Polisi mendapat kabar jika tersangka Am sering berada di kawasan Jalan Danau Aji,Kecamatan Tenggarong.Dalam aksinya,tersangka memang seorang diri.

Akhirnya, ada Rabu (3/1) sekitar pukul 11.00 Wita,polisi melihat tersangka sedang bersama lelaki yang belakangan diketahui korban tersangka Am. Rupanya,ketika itu,Am berpura-pura mengajak korban untuk menemui bosnya yang memesan menu makanan. Padahal,pesanan tersebut hanya sebagai dalih agar korban pemilik warung tersebut lengah dan pergi dari warung makan miliknya.

“Saat ditangkap, tersangka tidak bias lagi berkutik. Dia akhirnya mengakui jika hasil kejahatannya dijual di sebuah konter di Samarinda. Polisi pun membekuk Yu yang diduga pelaku penadah hasil kejahatan tersebut.Yu juga kita ringkus di Samarinda,” tambahnya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas, antara lain lebi dari 40 ponsel serta sebuah sepeda motor tersangka Am yang sering digunakan untuk beraksi.”Untuk kelebih lanjutnya, kasus ini ini masih terus dalam penyelidikan petugas,” tutup Yuliansyah. (qi/san/k16) Sumber : Kaltim Post